Apakah
Teknologi Itu?
Teknologi
adalah ilmu dan seni membuat dan menggunakan sesuatu. Manusia,
anehnya dapat mengubah bahan dari dunia alami menjadi piranti, mesin,
dan sistem yang dapat mempermudah kehidupan mereka. Walaupun makhluk
lain dapat pula membuat sesuatu dan menggunakan piranti, cara mereka
melakukannya nyaris tidak berubah dari waktu ke waktu. Teknologi
manusia berbeda. Orang dapat melihat kebutuhan baru, menemukan cara
baru untuk memenuhinya, dan menentukan nilai temuan-temuan tak
disengaja. Misalnya, temuan api serta kemampuannya mengubah lempung
menjadi keramik atau batuan menjadi logam memungkinkan terciptanya
dunia modern. Selama beberapa abad terakhir, para ilmuwan telah
menemukan jawaban mengapa bahan mentah dan alat berperilaku menurut
kodratnya masing-masing. Dengan pengetahuan ini, bahan lama telah
ditingkatkan, bahan baru diciptakan. Ilmu dan matematika mampu
menghasilkan barang-barang mulai dari pakaian renang sampai pesawat
terbang. Sesuatu dibuat berdasarkan rancangan dengan menentukan apa
yang diperlukan dan bagaimana menyediakannya. Kini para perancang
mempunyai amat banyak jenis bahan, metode, dan unsur yang dapat
digunakan untuk mewujudkan gagasan mereka. Mereka menghasilkan
sesuatu yang bekerja baik, berharga murah, dan memuaskan pemakainya,
tetap benarbenar merupakan seni tersendiri. Kemauan untuk menciptakan
sesuatu yang baru sangatlah kuat. Roda baca buatan abad ke-19
merupakan upaya untuk memberikan semacam kemudahan bagi para sarjana
zaman praelektronika sebagaimana kemudahan yang kita peroleh dari
komputer pribadi. Dengan memutar roda tersebut dapat dijangkau banyak
bahan kepustakaan.
Namun, seperti kebanyakan penemu lainnya, pencipta roda baca yang
tidak ada namanya ini tidak berhasil menentukan biaya dan
kenyamanannya. Orang juga tidak dapat bertahan hidup tanpa persediaan
air yang memadai untuk kebutuhan hidup mereka sendiri, tanaman, dan
ternak mereka. Cara-cara cerdik untuk mengucurkan dan membagi- bagi
air memungkinkan orang bisa hidup di tempat-tempat yang terlalu
kering sekali pun. Alat sederhana menyerupai derek yang dinamakan
timba telah digunakan di seluruh Asia selama beriburibu tahun. Dengan
memberikan beban pada ujung balok-lintang, perancang alat ini dengan
pintar dan praktis memudahkan pengangkatan ember berisi air kali dan
menumpahkannya ke dalam saluran irigasi yang mengalirkan air ke lahan
pertanian yang kekeringan.
Sumber:
Jendela Ilmu Pengetahuan dan Teknologi






Tidak ada komentar:
Posting Komentar